About

Travelesgo adalah blog info mengenai wisata domestik dan mancanegara. Travelesgo, Travelling Kemana Saja, Kapan Saja, Lesgo !

Wisata Bali Utara - Menikmati Kesejukan, Ketenangan dan Keindahan di Utara Bali

Bali masih selalu jadi destinasi wisata favorit di Indonesia. Jutaan pengunjung memenuhi pulau elok ini sepanjang tahun. Denpasar, dan terus ke wilayah selatan adalah lokasi-lokasi kunjungan yang populer. Setelah mendarat di Ngurah Rai, wisatawan biasanya akan menuju ke Kuta Lines, sebutan bagi Seminyak, Kuta, dan Legian. Tak terhindarkan ingar-bingar yang timbul di wilayah ini.



Anda berminat dengan Bali tapi menginginkan suasana yang lebih tenang dan relatif alami? Pilihlah wilayah Bali Utara. Wisata Bali Utara masih relatif alami, sejuk dan tenang. Titik wisata yang bisa kita nikmati pun beragam kok. Mulai dari pegunungan nan sejuk tempat Bedugul terletak, lanjut ke Gitgit yang menawarkan pesona air terjunnya. Lanjut lagi ke Singaraja, kota kuno tempat Kerajaan Bali dulu berpusat, lalu kita akan mendapati Pantai Lovina yang menawarkan atraksi lumba-lumba di pagi hari dan berpindah ke timur, menikmati air pegunungan nan jernih di Yeh Sanih.

Perjalanan Wisata Bali Utara yang dimulai dari Denpasar bisa menggunakan mobil sewaan, atau shuttle yang disediakan oleh beberapa operator shuttle. Shuttle tersedia di banyak tempat di Bali. Moda transportasi ini sengaja diciptakan untuk mempermudah wisatawan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Bedugul, Danau Berantan dan Pura Ulundanu

Butuh waktu sekitar 1-1,5 jam dari Denpasar menuju Bedugul. Perjalanan menanjak di ketinggian 1.500 meter diatas permukaan laut, hawa yang sejuk dan bersih mulai memasuki paru-paru. Begitu segar. Pemandangan pun kian asri. Lokasi wisata favorit di wilayah ini adalah Danau Berantan dengan Pura Ulundanu terletak ditepiannya.

Pura Ulundanu merupakan bangunan dengan arsitektur campuran Hindu-Buddha yang dibangun oleh Raja Mengwi pada 1633. Pura ini merupakan pura subak yaitu pura yang disungsung oleh para petani.

Bangunan pura didominasi oleh “mer” bertingkat tujuh. Saat danau pasang, bangunan ini akan terendam sedikit oleh air. Danau Beratan sendiri adalah danau terbesar kedua di Bali.
Bila melihat di peta, selain Beratan, tampak Danau Tamblingan dan Danau Buyan terletak tak jauh dari sini. Anda bisa memuaskan hasrat berwisata danau bila mampir kesini, bukan?

Eka Karya Botanical Garden

Selain danau dan pura, Bedugul juga menawarkan keindahan sebuah kebun raya, namanya Eka Karya Botanical Garden.  Kebun ini dibangun pada masa Soekarno, yaitu 15 Juli 1959. Terletak dilahan seluas 150-an hektar, Eka Karya menyimpan kurang lebih 2.000 spesies tanaman.
Setelah puas dengan Bedugul, saran kami, lanjutlah ke utara menuju Singaraja. Kota ini merupakan ibukota Kabupaten Buleleng.

Gitgit

Oya, hampir lupa! Diantara Bedugul dan Singaraja, terletak Gitgit. Di desa ini, rehatlah sejenak menikmati air terjun indah yang jatuh dari ketinggian 35 meter di tengah hutan yang masih alami.
Kembali ke Singaraja. Dahulu, kota ini merupakan ibukota Bali sebelum akhirnya dipindah ke Denpasar. Bagi anda yang berminat dengan sejarah, mengunjungi Singaraja wajib hukumnya! Kenapa? Sebab kota ini begitu kuno. Keberadaannya sudah tercatat sejak abad ke-17  dan bertahan sebagai ibukota Bali hingga 1958.

Ada banyak tawaran wisata kuliner disini. Diantaranya Warung Bambu Pemaron yang menyajikan Bali rijsttafel. Resto yang dibangun oleh perempuan Jerman yang menikah dengan pria Bali ini menyuguhkan risjttafel yang lebih seperti megibung, hidangan tradisional Bali. Ada juga rujak banci dan tipat santok (ketupat dengan tauge, tahu dan sambal kacang) di Warung Rujak Bi Bonjol yang selalu diantre pelanggannya.

Pantai Lovina

Hari selanjutnya, Anda bisa memilih Lovina, sebuah pantai yang masih alami dengan pasir hitam yang menghampar. Lovina cenderung tenang bila dibandingkan dengan Kuta atau Sanur.
Disini, atraksi yang terkenal adalah menonton lumba-lumba di pagi hari. Menginaplah barang semalam dan pergilan berlayar sejauh satu kilometer dari pantai setelah subuh, Anda dijamin akan bertemu dengan arakan lumba-lumba yang mulai mencari makan dilaut lepas.

Meski kurang beragam, snorkeling dan diving di Lovina pun cukup menyenangkan. Konon, Lovina merupakan kepanjangan dari love-ina alias “love indonesia”. Romantis ya?

Mata Air Yeh Sanih

Sebelum bertolak dari Bali Utara, mampirlah sejenak di Yeh Sanih. Menurut legenda setempat, sumber air yang didaulat sebagai asal-usul Danau Batur, yang terletak ratusan kilo dari sini, konon merupakan air mandi bagi pasangan muda.

Air dari Yeh Sanih sering digunakan dalam upacara-upacara keagamaan Hindu karena dianggap suci. Mata air Yeh Sanih terletak jauh dari keramaian, karena itu bila Anda menghendaki keheningan dan ketenangan, inilah tempat yang tepat untuk retreat. Tak jauh dari sini, terdapat Goa Maria Yeh Sanih, sebuah tempat ziarah spiritual bagi umat Katolik. Lengkap bukan?


Anda berminat mengunjungi Bali namun menginginkan sensasi yang berbeda dari biasanya? Semoga ulasan tentang Wisata Bali Utara diatas dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk anda. Selamat berlibur!!.

0 comments:

Posting Komentar